Senin, 20 November 2017

SELAMAT DATANG

KETUPAT KHAS KALIMANTAN TENGAH BY OTONG, OKTA dan PINDI





Kalimantan tengah adalah provinsi yang memiliki suku yaitu suku Dayak. Didalam suku Dayak tersebut menyimpan berbagai ragam anyaman, contohnya anyaman dari daun kelapa yaitu ketupat. Bagi suku Dayak sendiri, ketupat ini sangat diperlukan sebab memiliki banyak fungsi. Contohnya untuk kegiatan keagaman, acara pesta, ritual dll. Fungsi tersebut bermacam-macam, bisa untuk makanan sendiri atau untuk sesajen diacara ritual tertentu dan hal ini biasanya terdapat Kalimantan. Meski kadang dapat di katakan, jenis-jenis ketupat secara umum ada, namun ada juga ketupat ciri khas hanya di Kalimantan, namun cuman untuk ritual tertentu.

Bagi suku dayak, ketupat bukan hanya untuk peralatan sesajen ataupun untuk keagamaan akan tetapi ketupat juga bisa untuk makanan sehari-hari. Selain memiliki berbagai bentuk keunikan, desain, dan ukuran, ketupat juga berfungsi sesuai dengan jenis jenis dari ketupat itu sendiri.

Dan ketupat atau anyaman dari daun kelapa ini tidaklah rumit pembuatannya, hanya memerlukan keuletan dalam pembuatannya. Dalam membuat ketupat, kita harus memiliki ketelitian dan keuletan. Sebab ketupat adalah bagian dari seni anyaman yang sangat mudah dilihat tapi sangat sulit dikerjakan karena harus memiliki jiwa seni. Dan bisanya masyarakat dayak dalam membuat ketupat dengan bergontong royong, hal itu untuk mempermudah mereka mengerjakan walapun sulit .

Dari zaman dulu sampai sekarang, masih terlihat pemuda pemudi membuat ketupat. Karena ketupat ini adalah tradisi yang diwariskan oleh nenek moyang zaman dahulu. Selain mereka mengajarkan cara pembuatannya, mereka juga memberi tahu kegunaan, fungsi dan makna dari ketupat itu sendiri.

Di era yang semakin maju ketupat sudah dibuatkan dalam perlombaan, yaitu perlombaan membuat ketupat, seberapa banyak dari ketupat yang dibuat dan siapa yang cepat menyelesaikannya.

Ketupat sudah menjadi budaya atau anyaman bagi masyarakat kalteng tersendiri, pasalnya ini adalah simbol atau ikon dari warga kalteng terkhususnya masyarakat dayak.